Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • Romi Mardela 3:54 am pada March 26, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Raji Arasu, wanita berpengaruh 2011   

    Wanita berpengaruh 2011 

    Raji Arasu, Wakil Presiden Technology for eBay, mendapat penghargaan sebagai wanita berpengaruh tahun 2011 versi Silicon Valley/San Jose Business Journal 2011 “Women of Influence list”. Saya mendapatkan info ini dari blog resmi eBay. Raji Arasu ibu dua anak ini telah bekerja untuk eBay selama 10 tahun. Angka tersebut sudah dianggap sebagai veteran jika kita bekerja di media online. Semoga para Pemudi di sini bisa terinspirasi karenanya :)
    Berikut vidionya: (Lagi …)

     
  • meiriza paramita 10:06 pm pada March 21, 2011 Permalink | Balas
    Tags: Lirik Maher Zain, Maher Zain, Makna lirik   

    Assalamualaikum Sobat… 

    Assalamualaikum, Sobat. Long time no see… Huff… sebagai penghuni AMI yang suka iltim (ilang-ilang timbua), aku jadi kaga enak. Setelah berjungkir balik melihat dan merolling mancit (mouse) ke bawah, aku tersadar, bahwa, tak ada salahnya meramaikan blog orang-orang muda ini.

    Nah, kali ini, aku mau bahas lirik dari Munsyid (penyanyi nasyid) dari Swedia yang kondang, Maher Zain. Jujur nih ye, syairnya bang Maher (beginilah cara orang melayu memanggil Maher Zain) ini, kalau dipikirkan dan didalami, bisa membuat kita tak terpisah dari Al Quran dan rindu banget banget banget pada Allah dan Rasulullah. So, lewat nasyid, mungkin bang Maher mau mengajak kita kembali menyentuh ‘damainya hidup dengan Islam’, dan Allah, dengan izin-Nya akan memberikan pemecahan masalah secara apik dan indah kepada kita yang yakin. (Insya Allah we will find the way–kalimat ini membuktikan keyakinan mendalam yang berbuntut kepasrahan pada Allah, bagi yang niatnya bagus, usahanya mantap, dan tawakkal never ending tentunya).

    Point kuat yang membuat lagu-lagu Maher Zain beda dari yang lain adalah pasar pendengar. Maher tidak hanya menyanyikan lagu untuk dipasarkan pada orang-orang Islam untuk meningkatkan kecintaan pada Allah dan Rasulullah saja, namun juga seperti berniat menyentuh sanubari para Atheis. Look Around You, salah satu contohnya. “Look around yourself, cant you see this wonder, spread infront of you, the clouds floating by, the sky is clear and blue, planets in the orbit,the moon and the stars, such perfect harmony”…

    Maher ingin menggambarkan, bahwa keberadaan Allah bukan berarti harus bisa disentuh dengan indra seperti mata, hidung, dan pendengaran. Semua harmoni alam semesta adalah bukti konkrit Allah ada.Logikanya, bagaimana mungkin sebuah roda ban bisa berputar sedemikian kencang namun tak lepas dari motor kalau tidak ada seorang ahli yang mendisainnya? begitu juga dengan alam.

    Bang Maher juga menekankan, untuk meyakini bahwa sesuatu itu ada bukan berarti harus tampak, dalam liriknya “Look inside yourself, such perfect order, hiding in yourself, running in your vein (maksud e ini adalah keajaiban darah), WHAT ABOUT ANGER LOVE AND PAIN, AND ALL THE THINGS YOU FEELING, CAN YOU TOUCH IT WITH YOUR HANDS, SO ARE THEY REALLY THERE”

    And then, i was cried out when listen “Insya Allah, Thank You Allah, Palestine Will Be Free and The Coosen One” and ask myself, “ke mana saja aku selama ini? mondar mandir, merasakan lelah, namun hanya lelah yang kudapat”. dan aku mulai bertanya-tanya, “Benarkah senikmat-nikmatnya lelah adalah ketika kita berjuang di jalan Allah, membantu agama-Nya yang haq dari fitnah dan keterpurukan?” Sekarang aku masih mencoba menjajaki lelah-lelah itu.

    Trus, terlepas dari liriknya yang touching, kusuka dengan irama dan paduan musiknya. Nggak terlalu hingar bingar, ada saat sedih dan suara rendah, dan ada saat ketika cengkok harus dimainan (denger sendiri deh).

    Akhirnya, kusadar kalau Bang Maher telah menjadi salah seorang musisi yang kukagumi (meskipun kepalanya plontos gitu, ah, ga ngaruh!). Makanya, ketika ia konser di Malaysia akhir Februari lalu, aku sempat terpikir untuk beli tiket pesawat (walaupun segera membatalkan ide itu karena benar-benar blum ada manfaatnya buatku, hehe).

    Lalu, ketika bang Maher menginformasikan lewat FBnya kalau dia menandatangani kontrak sama Sony Music Indonesia, bener-bener seneng aku.

    Ya iyyalah, selama ini cuma denger musik bajakan dari internet (masak dengerin lagu islami bajakan? ga nyambung kan? hehe). Sekarang kalau Sony sudah memasarkan lagunya bang Maher, insya Allah, bakal kubeli saja CDnya. Tak sabar aku pingin dengar bang Maher dan Fadly Padi nyanyiin ‘Insya Allah’ pake bahasa Indonesia/melayu. Macam mana pula bunyinya ya?

    Ohya, trus sekarang, aku habis donlot video konser Maher Zain di Stadium Malawati Malaysia, 25 Februari 2011 (video ini mah emang untuk didonlot bebas). Video yang kudonlot itu ternyata single terbarunya berjudul Freedom. Aku juga sedang menyelami makna lirik Freedom. Ini dia liriknya.

    Maher Zain – Freedom ( Official Lyric )

    Gathered here with my family
    …My neighbours and my friends
    Standing firm together against oppression holding hands
    It doesn’t matter where you’re from
    Or if you’re young, old, women or man
    We’re here for the same reason; we want to take back our land

    Oh God thank you
    For giving us the strength to hold on
    And now we’re here together

    Calling you for freedom, freedom
    We know you can hear our call ooh
    We’re calling for freedom, fighting for freedom
    We know you won’t let us fall oh
    We know you’re here with us

    No more being prisoners in our homes
    No more being afraid to talk
    Our dream is just to be free, just to be free
    Now when we’ve taking our first step
    Towards a life of complete freedom
    We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there

    Oh God thank you
    For giving us the strength to hold on
    And now we’re here together

    Calling you for freedom, freedom
    We know you can hear our call ooh
    We’re calling for freedom, fighting for freedom
    We know you won’t let us fall oh
    We know you’re here with us

    I can feel the pride in the air
    And it makes me strong to see everyone
    Standing together holding hands in unity
    Shouting out load demanding their right for freedom
    This is it and we’re not backing of
    Oh God we know you hear our call

    And we’re calling you for freedom, freedom
    We know you can hear our call ooh
    We’re calling for freedom, calling for freedom
    We know you won’t let us fall oh
    We know you’re here with us

     
  • Romi Mardela 9:47 pm pada March 18, 2011 Permalink | Balas
    Tags: , ,   

    Memulai menulis dalam Bahasa Inggris (Part II) 

    Bisa dikatakan, awal ketertarikan saya terhadap bahasa Inggris ini dimulai ketika saya menerjemahkan buku-buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Satu hal yang selalu saya yakini adalah, bahwa tiap kali saya menerjemahkan ataupun membaca kalimat dalam bahasa Inggris, setidaknya tiap itu pula saya mendapatkan kosa kata baru. Karena itu, jika ada tugas terjemahan ketika kuliah, saya juga senang membantu teman-teman lainnya untuk menerjemahkan tugas mereka. Apalagi ditambah dengan bayaran. Hehe.

    Hal lainnya yang membuat saya bertambah senang ketika menerjemahkan sebuah tugas atau tulisan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia adalah karena adanya google translet. Untuk hal ini mungkin saya harus berterimakasih kepada Bos Adriyanto atas batuannya memberitahukan fasilitas dari google tersebut ketika jaman dulu kala :D (Lagi …)

     
    • meiriza paramita 9:13 pm pada Maret 21, 2011 Permalink

      so,,, facebook is muka buku?
      this is a pure thought.

      hehe, Mister, Thank you… so, can you help me to translet my article to english? i can’t pay you, but i can be your promotor. wkwkwkk

    • isaninside 12:22 am pada Maret 24, 2011 Permalink

      Mantap Boss, lanjutken…

    • Romi Mardela 3:43 am pada Maret 26, 2011 Permalink

      @mita
      haha…Iyo mit….aman tu
      @Bos Isan…
      ok bos, mari sama-sama kita lanjutken :)

    • Lengga Pradipta 7:06 pm pada Desember 1, 2011 Permalink

      so true! ;)

    • dilla 1:02 pm pada Desember 28, 2011 Permalink

      @hy………………. :)

  • Romi Mardela 9:43 pm pada March 18, 2011 Permalink | Balas
    Tags: ,   

    Memulai menulis dalam Bahasa Inggris (Part I) 

    Kenapa saya begitu percaya diri untuk memulai menulis dalam Bahasa Inggris? Ada beberapa penyebabnya. Pertama, sekarang saya masih kuliah dan tentunya membutuhkan banyak referensi. Sayangnya, referensi itu lebih banyak berasal dari luar negeri yang nota bene berbahasa Inggris. Mau tak mau, saya harus mempelajarinya. Apalagi referensi ini juga sebagai bahan tugas, yang hampir tiap kali pertemuan dan tiap mata kuliah selalu ada tugas.

    Kedua, suatu waktu saya mendapat telpon dari bule. Ia berbahasa Inggris. Sedikit cerita, bule ini menelpon akibat keisengan saya sendiri. Maklumlah, kalau kita lagi di depan komputer yang tersambung internet, apa sih yang tidak kita lakukan? Namun ini tentu saja bukan ditelpon oleh orang yang menawarkan situs porno terrbaru dan syukur juga bukan peringatan karena mencoba meretas situs Departemen Pertahanan AS. Melainkan, orang tersebut, namanya Srinivas ia dari PressMart.com sebuah perusahaan yang bergerak di bidang semacam penerbitan di dunia maya. (Lagi …)

     
  • Romi Mardela 3:55 pm pada March 13, 2011 Permalink | Balas
    Tags: billyboen, kisah inspiratih   

    Bagaimana harusnya Sarjana digaji? 

    Berikut ini adalah tulisan inspiratif dari Billy Boen, penulis buku Young On Top dan juga seorang pengusaha muda. Ia menulis tentang besarnya gaji yang mesti diterima dan bagaimana kaitannya dengan mimpi dan keinginan untuk memperoleh gaji yang tidak hanya cukup tapi juga lebih.

    Dari data yang ia sampaikan, 98 persen pekerja aktiif merupakan karyawan.Karena tidak ada satu Entrepreneurs pun yang bisa sukses tanpa didukung oleh para karyawannya.

    Berikut tulisannya yang diambil dari Kick Andy’s Friend.

    Billy Boen
    Selasa, 23 Februari 2010 00:01:00 WIB
    Gaji Rp. 5,000,000,- Vs. Rp. 250,000,000,- (Lagi …)

     
  • Romi Mardela 2:38 pm pada March 13, 2011 Permalink | Balas
    Tags: lirik, naff, tetap berjalan   

    Berjalanlah walau tertatih kawan 

    Ini ada lagu bagus dari Naff, tentang bagaimana pesan cara menghadapi hidup dari seorang sahabat. Menyentuh sekali dan benar saya bisa merasakannya. Semoga Kawan2 kita di Jepang membaca tulisan ini dan bisa menjadi kuat :D

    Oy, satu lagi, sy baru tahu kemarin ini kalau ternyata vokalis Naff sudah berganti tidak lagi Adi. Dan kejadian ini telah terjadi sejak Januari 2010 lalu. Wow. Ternyata saya sudah tidak update lag. Hoho

    I hope you enjoy this song..

    Dan ini liriknya:

    Terus Berjalan (2011)
    Naff

    Hidup terlalu bengis saat kau coba terus ratapi
    Hidup adalah perjuangan meski tak mudah kau taklukkan

    Mana senyuman manismu dulu, tunjukkan itu padaku
    Usaplah air matamu lalu bilang bahwa kau mampu

    Berjalanlah walau tertatih kawan
    Hadapi dunia dengan senyuman
    Di sini ku ada untukmu genggam tangan
    Kita bersenang-senang

    Mana senyuman manismu dulu, tunjukkan itu padaku
    Usaplah air matamu lalu bilang bahwa kau mampu

    Berjalanlah walau tertatih kawan
    Hadapi dunia dengan senyuman
    lyricsalls.blogspot.com
    Di sini ku ada untukmu genggam tangan
    Kita bersenang-senang

    Berjalanlah walau tertatih kawan
    Hadapi dunia dengan senyuman
    Di sini ku ada untukmu genggam tangan
    Kita bersenang-senang

    Tetap berjalan kawan, aku ada untukmu tuk selalu
    Di siniku ada untukmu, kita bersenang-senang

    Berjalanlah walau tertatih kawan
    Hadapi dunia dengan senyuman
    Di sini ku ada untukmu genggam tangan
    Kita bersenang-senang

     
  • Romi Mardela 2:20 pm pada March 13, 2011 Permalink | Balas
    Tags: mitigasi bencana   

    Bantuan tsunami Jepang 

    Saya mendapat pemberitahuan di halaman LinkedIn untuk memberikan bantuan kepada Jepang melalui Amerika Redcross (atau PMI-nya Amerika). Mungkin aneh, jika negara sebesar Jepang masih butuh bantuan, ya tapi itulah dunia. Kita harus saling berbagi dan tolong menolong terutama dalam kesusahan.

    Pemberitahuan dari LinkedIn tersebut, memberikan link ke situs American Redcross. Di sana kita akan diminta untuk memberikan bantuan dana sesuai dengan kemampuan kita, minimal 10 US dollar.

    Saya jadi ingat ketika bencana melanda Kota Padang, Oktober 2009 dulu. Banyak sekali lembaga asing yang datang untuk membantu. Tentunya ini tanpa ada permintaan khusus dari negara ataupun pemerintah Indonesia. Semua dilakukan atas nama solidaritas kemanusiaan. Semuanya merasa kesedihan, kesengsaraan yang dirasakan warga Kota Padang khususnya, dan Sumbar secara umum.

    Tapi, lembaga kemanusiaan tersebut juga bergerak, menolong, secara sukarela. Sehingga terkadang mereka pun harus bertarung dengan diri sendiri, untuk bisa bertahan ketika memberikan bantuan.

    Saya ingat, ketika itu ada beberapa lembaga bantuan asing yang mulai kehabisan logistik dan stok dana pun mulai menipis. Mereka mulai kelabakan, dan berupaya mencari bantuan, dan mereka juga meminta bantuan dari pemerintah daerah setempat.

    Ketika itu saya sadar, bahwa mereka juga harus hidup, dan harus bisa mempertahankan diri mereka sendiri. Meski sepertinya, mereka menyusahkan, tapi menurut saya ini adalah sesuatu yang wajar. Apalagi mungkin saja, negara asal mereka juga menyumbangkan dana untuk Sumbar.

    Oleh karena itulah, setiap daerah di Indonesia terutama yang rawan terkena bencana gempa bumi apalagi bencana tsunami meski memiliki manajemen kebencanaan yang handal dan kuat. Sehingga jika terjadi bencana, semuanya bisa terkoordinir dengan baik.

    Jepang negara yang sudah maju, dan bisa dikatakan sudah siap menghadapi bencana seperti itu, mereka tetap harus selalu wasapada. Saya lihat gambar/vidio bagaimana mereka bersikap dan apa yang mereka lakukan ketika gempa terjadi sepertinya memang terlatih. Dan mereka memang siap.

    Bencana tidak memilih korbannya. Oleh karena itu sebagai daerah yang rawan bencana, rakyat Indonesia mesti siap menghadapi kondisi seperti nini. Untuk itu sangat perlu pendidikan bencana atau yang juga disebut mitigasi bencana bagi masyarakatnya.

    Hidup dan Mati, Tuhan yang menentukan, tapi kita juga diberi kesempatan dan upaya untuk bisa menjalaninya dengan lebih baik dan lebih siap.

     
  • Romi Mardela 2:49 am pada March 13, 2011 Permalink | Balas  

    Test from ping fm

     
  • Romi Mardela 1:15 pm pada February 20, 2011 Permalink | Balas
    Tags: , open blog   

    Open Blog Anak Muda Indonesia 

    Bagi rekan2 penulis di Blog Anak Muda Indonesia, sekarang bisa lebih mudah menulis di sini. Tanpa harus masuk ke halaman admin. Cukup melakukan postingan dari halaman muka (homepage) ini saja.

    Semoga saja dengan kemudahan ini dapat membuat kita untuk bisa menulis dengan lebih produktif lagi. Oy, tidak ada batasan panjangnya tulisan. Panjang atau pendek sama saja yang penting kita terus menulis (:

    Sementara itu, bagi pembaca blog ini yang ingin bergabung atau pun sekerdar berbagi pikiran, selalama Anda memiliki akun di WordPress.com maka Anda bisa dengan mudah untuk mulai menulis di sini. Tapi tentu saja dengan syarat, tulisan Anda tidak mengandung SARA atau apapun yang bisa menimbulkan kebencian.

    Atau silakan kunjungi halaman ini http://wp.me/Pooj0-d2

     
  • uranglapau 4:23 pm pada July 13, 2010 Permalink | Balas
    Tags: feminisme, minangkabau   

    Feminisme di Minangkabau 

    Oleh Sonya Winanda

    Bicara soal feminisme berarti bicara sesuatu yang baru di Indonesia. Feminisme masih dianggap sebagai “budaya barat” bagi masyarakat kita. Masyarakat kita belum terlalu peduli dengan wacana feminis ini. Jika pun ada, hanya segelintir orang yang benar-benar paham dan mendalaminya. Meski demikian, jauh sebelum feminis dikenal di Indonesia, masyarakat minangkabau telah menerapkannya sebagai bagian dari budayanya. Suku minang memberikan posisi istimewa dan terhormat pada perempuan. Ia adalah pemegang harta benda, pendapatnya pun berpengaruh besar dikaumnya.

    Membaca pemikiran Feminisme memang tidak mudah. Feminisme bukanlah pemikiran tunggal, tetapi terdiri dari berbagai macam pemikiran yang saling berbeda yang terpolarisasi aliran-aliran feminis. Contohnya saja feminisme radikal yang menganggap penindasan terhadap perempuan ditandai oleh kuasa, dominasi, hirarki, dan kompetisi. Menurut aliran ini, sistem patriarkhal tidak dapat dibentuk ulang, tetapi harus dicabut dari akar dan cabang-cabangnya. ”Bukan hanya struktur hukum dan politis partriarkhi saja yang harus dicabut, lembaga sosial dan kultural juga dicabut dari akar-akarnya untuk memberikan jalan bagi pembebasan perempuan ” (Tong: 1998). Selain itu ada juga aliran feminis liberal yang memiliki pandangan untuk menempatkan perempuan yang memiliki kebebasan secara penuh dan individual Meskipun masing-masing aliran feminis berbeda dalam menganalisis sebab dan solusi dari ketertindasan perempuan, namun ada persamaan dalam “semangat perlawanan terhadap dominasi laki-laki”. Feminisme sesungguhnya bertitik tolak dari asumsi bahwa kaum perempuan sering mengalami perlakuan yang tidak adil dalam kehidupan, terutama di bidang sosial, ekonomi, budaya, politik, dan ilmu pengetahuan. (Lagi …)

     
  • uranglapau 3:21 pm pada July 13, 2010 Permalink | Balas
    Tags: pandawa lima   

    Mengapa Pandawa Lima ? 

    Oleh Heri Faisal

    “Cut..cut”
    Tikno memotong adegan yang baru saja kuhayati dengan seksama. Yang bahkan Nicholas Cage pun tak kan mampu membuat penjiwaan yang dalam seperti yang kulakukan. Dengan tingkat keseriusan yang melebihi kekuatan ambisi Albert Enstein memecahkan teori relativitasnya. Atau bahkan jauh lebih tinggi dari semangat Gustave Eiffel merancang bangunan tertinggi di Paris. Bahkan pena Paulo Coelho pun belum tentu sanggup merangkai kata menggambarkan getaran gelora jiwaku saat itu. Andai saja Steven Spielberg menyaksikannya, aku yakin ia tak kan ragu menyodori kertas kontrak untuk main di film-filmnya. Tentunya tanpa perlu casting lagi (hahaha pede amat).
    “ah sialan”

    Aku menggerutu sendiri. Sejak awal latihan tadi, sudah hampir dua puluh kali Tikno memotong adeganku. Gerah juga rasanya. Setiap gerakanku selalu salah, selalu keliru. Ingin sekali kujambak rambutnya yang melingkar-lingkar seperti ijuk keriting itu. Sampai tercabut dari batok kepalanya yang lebar seluas nampan. Hingga bersih licin seperti idolanya Roberto Carlos. Dengan begitu ia akan malu, dan tak berani lagi bergaya laksana Riri Riza di hadapanku. (Lagi …)

     
  • Septri Lediana 5:54 pm pada July 2, 2010 Permalink | Balas  

    ‘Up In The Air’ Menyindir Pilihan Pola Hidup 

    Judul  : Up In The Air
    Sutradara  : Jason Reitman
    Skenario : Jason Reitman dan Sheldon Turner, berdasarkan novel dengan judul yang sama karya Walter Kirn
    Cast : George Clooney, Vera Farmiga, Anna Kendrick, Jason Bateman
    Genre  : Drama, Romance
    Rating : 7,8 /10 di Internet Movie Database (IMDB)
    Awards : Nominasi untuk 6 piala oscar, 53 nominasi penghargaan lain dan memenangkan 44 penghargaan.

    Jason Reitman kembali menyajikan karyanya yang ‘pandai’ menangkap ‘fenomena’ yang terjadi di keseharian kehidupan banyak orang di masa sekarang. Sukses dengan film ‘Juno’ yang berhasil meraih penghargaan-penghargaan, Reitmen menyuguhkan kembali karyanya ‘Up In The Air’. Tak kalah dengan ‘Juno’, Up In The Air meraih banyak penghargaan termasuk pula masuk dalam banyak nominasi piala Oscar 2010 dan nominasi di banyak penghargaan film lainnya. Total Up In The Air masuk ke dalam 6 nominasi piala Oscar, 53 nominasi lain dan memenangkan sebanyak 44 penghargaan sepanjang akhir 2009 dan awal 2010 ini. Nominasi terbanyak adalah nominasi screenplay terbaik disamping nominasi-nominasi lain termasuk aktris dan aktor terbaik.

    Agaknya Reitman memegang konsep film yang baik adalah film yang mampu fenomena saat ini, menyindir sekaligus (jika ada) turut akan memberikan solusi. Kalau pun tanggapan itu tidak benar, paling tidak untuk dua film ‘Juno’ dan ‘Up In The Air’ agaknya itulah yang menjadi garis besarnya. Pada Juno, Reitman menyuguhkan fenomena semakin tingginya remaja-remaja yang hamil di luar nikah dan aborsi. Sekaligus pula tanggapan umum tentang fenomena yang sudah semakin tak dianggap luar biasa lagi itu.

    (Lagi …)

     
    • adriyanto 10:31 am pada Juli 9, 2010 Permalink

      Bisa Pnjam FILEM nyo Ti??? :D

    • lediana 3:49 pm pada Juli 11, 2010 Permalink

      boleh. ti agiah. dak usah pinjam. pake fd dih bang

    • Romi Mardela 5:15 pm pada Juli 12, 2010 Permalink

      nio mintak lo..
      Oy Ti, Aik, main2 lah ka AJI…
      Kami rencana nio kemping tanggal 30 Juli…
      Pai lah…

  • isaninside 11:51 pm pada April 28, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Domain dan Hosting Gratis   

    Layanan Domain dan Hosting Gratis 

    Gratis! Ingat gratis, ingat uang, ingat uang yang “tidak dibayarkan”. Memang sangat menyenangkan.

    Beberapa bulan lalu saya sempat berdiskusi dengan seorang blogger yang menggunakan layanan domain dan hosting gratis. Tapi layanan ini bukanlah http://co.cc (sebagai domain) dan http://000webhost.com sebagai layanan hosting. Layanan  itu dapat Anda kunjungi pada situs http://hyperphp.com. Layanan domain dan hosting terpadu pada layanan ini.

    Setelah mendapat informasi itu, Saya langsung mengunjungi situs hyperphp dan mendaftarkan diri dengan layanan tersebut. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendaftarkan diri pada layanan ini. Namun saja, kendala yang dihadapi adalah pada saat mengetikkan password. Sesuai petunjuknya, password yang digunakan harus memiliki 8 karakter (sejauh yang saya gunakan). Jika terjadi kelebihan atau kekurangan, anda akan terhenti pada form ini. Hingga Anda menginputkan data sesuai dengan prosedur layanan.

    (Lagi …)

     
    • berita19 12:05 am pada April 29, 2010 Permalink

      Salam kenal
      Thanks infonya

    • isaninside 11:28 pm pada April 29, 2010 Permalink

      @berita 19
      sama2 thx

    • Andank_slankers 10:29 am pada Agustus 4, 2010 Permalink

      Mantep info nya gan

    • new ptc 5:19 pm pada Agustus 19, 2010 Permalink

      benar Gan, sebelum masuk hosting berbayar mendingan yg gratisan dulu mana tau bisa kerasan disana, gratissss… mantap gan, kapan2 ane mau coba deh..

  • Romi Mardela 2:09 am pada April 24, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , co.cc, domain, gratisan, , rekor   

    Gratis-gratis 

    Ada yang percaya kalau orang Indonesia itu masih suka sekali dengan yang gratis-gratis? Bahkan saking cintanya dengan yang serba gratis, membuat Indonesia berada di peringkat paling atas.

    Salah satu bukti orang Indonesia cinta gratis adalah domain gratis co.cc. Indonesia memegang rekor mengalahkan negara tetangga Malaysia dan Singapura bahkan negara-negara maju sekalipun. Jumlah pemakai domain co.cc di Indonesia mencapai 160,427 pengguna. Sementara negara lainnya, tidak ada yang mencapai angka 100,000. Di bawah ada China hanya 18.954 saja. (Lagi …)

     
    • isaninside 9:32 pm pada April 26, 2010 Permalink

      Ada lagi layanan gratis lainnya.. Semacam kombinasi .co.cc dengan 000webhost.

      Coba aja :
      http://hyperphp.com

      Regiter dulu tentunya.. oke.. heheheh sekedar share aj..

    • Romi Mardela 3:06 am pada Mei 14, 2010 Permalink

      Yo a…
      Ntu, ada program affilasinya juga ya??
      hehehe, sekarang lagi demen nyari affiliasi bos…
      maklum buat nyari setoren…hahaha

  • Septri Lediana 1:16 pm pada March 21, 2010 Permalink | Balas  

    Cinta di Kota Serambi 

    (Sebenarnya saya waktu itu sedang tak ingin membaca novel bertema islami karena sering ‘tertipu’. Susah cari yang berkualitas diantara pengekor trend. Tapi ternyata novel ini bukan novel bertema islami. Unsur minang nya yang memicu saya membaca. Ah, saya memang suka dengan ‘Minang’. Terima kasih untuk Pak Presiden yang baik hati meminjamkan)

    Novel cinta di kota serambi menambah deretan novel-novel Indonesia yang diangkat berdasarkan kisah nyata pengarangnya. Setelah Laskar Pelangi, Negeri 5 Menara sekarang hadir pula Cinta di Kota Serambi. Irzen hawer, sang novelis mengatakan novel Cinta di kota Serambi diangkat dari kisah nyata yang ia alami saat kecil hingga remaja ditambah dengan kisah beberapa orang terdekatnya.
    Ketiga-tiga novel tersebut sama-sama memasukkan unsur pendidikan, kesulitan untuk meraih impian dalam jalur pendidikan. Hanya saja novel Cinta di Kota Serambi lebih kaya, ia menyinggung banyak hal mulai dari pendidikan, agama, cinta dan sangat kental akan adat istiadat Minang. Melalui novel ini, pembaca yang berdarah Minang atau menghabiskan waktu lama di ranah minang disegarkan kembali ingatannya tentang hal-hal berbau Minang. Baik itu melalui latar atau setting cerita yaitu Padangpanjang, tokoh, keseharian tokoh, hingga ke hal-hal yang terkesan remeh temeh namun langsung mengingatkan pada Ranah Minang. Misalnya kerupuk kuah, permainan buah damar, kue pinukuik dan beberapa hal lainnya. (Lagi …)

     
    • adriyant 10:58 pm pada Maret 23, 2010 Permalink

      Penasaran Neh…dengan Bukunya…Lai Bisa di Pinjam Ntu Ti???

    • isaninside 11:37 pm pada Maret 23, 2010 Permalink

      Waaaw… Buku baru… Dima bisa dapek ko?

    • bintangkesiangan 11:36 am pada Maret 24, 2010 Permalink

      cover ny kok sperti pnah liat de corak ny

      Klo mang bnr sangt sayang sekali

    • lediana 2:13 pm pada Maret 24, 2010 Permalink

      bg ad : ti aja minjam hehhe. punya bos
      isan : udah dipasarkan tapi ga tahu dimana bisa dapat. lupa nanya.
      bintangkesiangan : iya bg. ti juga pikir kovernya mirip sama novel lain. sayang sekali

    • isaninside 1:03 am pada Maret 25, 2010 Permalink

      @lediana
      Thx… Thx …
      @bintangkesiangan
      Long time no see…

    • Romi Mardela 11:30 pm pada Maret 29, 2010 Permalink

      alo, semua…
      ikut nyebur nih….
      dah lama ga gaul di sini..
      hahai…
      ^_^

    • bintangkesiangan 1:20 pm pada April 5, 2010 Permalink

      @isan, ente jg bos

      @romi, mau gaul?, ksni aja

    • Junaidi 2:59 pm pada Maret 29, 2011 Permalink

      Gabung Anak Muda Indonesia

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.