Updates from Januari, 2009 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • riechie 2:34 pm on January 22, 2009 Permalink | Balas  

    alamku memesona “jalan2 yuk” 

    untitled-21

    Menikmati Eksotiknya Puncak Singgalang

    Merayakan awal tahun dengan kembang api atau di puncak gunung Merapi mungkin sudah menjadi hal yang lumrah. Biasanya para Pecinta Alam cenderung menuju puncak gunung Merapi di tahun baru, 17 Agustus, dan hari-hari mendaki lainnya. Namun, tak banyak yang mau menuju gunung satu ini, yaitu Singgalang. Kalaupun ada, itu pun tak seantusias peminat Gunung Merapi. Hal ini lantaran gunung Singgalang tidak setinggi gunung Merapi. (More …)

     
    • ulfiarahmi 4:54 pm on Januari 22, 2009 Permalink

      JALAN-JALAN???

      YUUUKKKK….

    • bintangkesiangan 6:19 pm on Januari 22, 2009 Permalink

      ikut ciat buk

    • isaninside 4:05 pm on Januari 24, 2009 Permalink

      Wah… pencinta alam sejati…. Positif banget..perlu dicontoh..

    • roumink 11:24 pm on Januari 26, 2009 Permalink

      wah….
      kapan neh sampai Singgalang…
      ga ngajak-ngajak ya…
      😦

      tapi ada satu kekecewaan para pendaki di Singgalang ini: tower!!!
      huwf…
      hingga para pendaki punya sloroh tersendiri, “kalau belum ke puncak tower (memanjat tower) berarti belum sampai di puncak Singgalang…
      hah, entahlah…
      mungkin para pendaki sudah mulai terbiasa…
      tapi, ketika perdana ke sana, rasa kecewa begitu meletup-letup melihat tower dengan perkasa menggapai langit…

    • Ami 8:22 am on Oktober 28, 2009 Permalink

      Puncak singgalang itu dimana Daerahnya?

    • dilah "slank" 12:30 pm on November 21, 2009 Permalink

      dunia itu nyata..negeri itu kesatuan..bangsa itu bagian dari budaya..Tapi NEGERIKU,TANAHKU,BANGSAKU INDONESIA lah yang paling INDAH,paling SUBUR,paling DAMAI…PEACE’n’LOVE INDONESIA

  • tutihandriani 6:52 pm on January 10, 2009 Permalink | Balas
    Tags: Curhat   

    Jangan Mengkritik Kalau Hanya untuk Mengecam 

    images1
    Imam Ali bin Abi Thalib as, mengatakan: “Benturkan pandangan kalian satu sama lain, niscaya kalian temukan kebenaran!”. Ada semangat besar dalam mencari kebenaran yang terkandung di dalam kata mutiara itu. Bukan hanya sekedar berdiskusi, berdialog, dan berdebat, berbagi atau bertukar pikiran, tetapi juga harus siap berpukul-pukulan pandangan sekeras dan sealot mungkin, bukan lagi membenturkan, kalau perlu bahkan juga menghantamkan. Dan kritik selalu menjadi semen perekat yang tak terelakkan.

    Kritik sering kali di artikan orang sebagai protes dan sanggahan dari sesuatu yang tak dapat diterima. Bila kita perhatikan di dalam KBBI, kritik memiliki arti: kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dsb. Dari pengertian ini, dapat kita simpulkan kritik bukanlah wujud dari protes semata, melainkan membutuhkan pertimbangan dan solusi untuk yang dikritisi.

    Ada dua kebenaran tentang kritik. Semua orang adalah pengkritik (setidaknya sesekali) dan tak ada yang menyukai pengkritik (sekali pun tidak). Kadang-kadang pengamatan yang kita sampaikan dengan niat membantu bisa saja diterima orang sebagai penghakiman. Dan, kalau kita tidak hati-hati memilih kata, yang kita niatkan sebagai kritik membangun bisa saja malah membuat keadaan menjadi porak-poranda.

    Padahal asal kata kritik itu sendiri dari bahasa Latin, yaitu cretia yang berarti memilah dan menerangkan. Yakni, kritik lebih merupakan sebuah usaha bagaimana seseorang dapat menunjukkan; mengurai dan memilah titik-titik positif dan negatif, sekaligus. Maka itu, suatu kritik menjadi proporsional dan benar-benar wajar tatkala disampaikan untuk mencari titik-titik itu sehingga tidak terkesan cerewet dan sewot, serta menimbang bobotnya masing-masing sehingga tidak mesti selalunya berakhir pada penjungkirbalikkan. Di sini kritik menemukan nilainya yang berkeadilan. Jadi, apa yang lebih asosiatif dari kata itu adalah distorsi yang tidak kecil

    Tak jarang si pengkritik malah menjadi si pencela. Kenapa dikatakan sebagai si pencela? Karena dalam menyampaikan kritiknya, si pengkritik sering terjerumus pada penyampaian dengan menggunakan kata-kata tajam. Meski pun si pengkritik berniat memberikan saran kepada yang dikritik. Buka berarti tidak boleh memberi saran kepada orang lain. Tapi, dibutuhkan keterampilan komunikasi yang baik untuk mengkritisi orang lain. Pastikan kata-kata yang akan disampaikan kepada orang yang dikritik tidak akan menyinggung perasaannya. Dengan niat yang tulus untuk memberi saran dan pertimbangan bukan berniat untuk memojokkannya.

    Maka kritik benar-benar sebuah amanat yang mesti ditunaikan oleh pelaku kritik, sekaligus janji yang semestinya dinantikan oleh objek kritikan. Pada titik ini, kritik jadi mazlum kalau harus diwaspadai saja. Tampak sekali misalnya, kita yang dikritik ada di antara cemas dan puas, dan kita yang mengkritik pun ada di antara puas dan cemas pula. Sekali lagi, kritik sungguh menampakkan nilainya yang berkeadilan. Posisi kita sebagai objek kritikan sebenarnya –kalau tidak lebih nyaman- sama dengan kita sebagai subjek.

    Bagi kita yang dikritik saatnya untuk membuktikan bahwa apa yang dikataka orang itu salah dengan cara melakukan yang terbaik. Dan untuk si pengkritik harus benar-benar berempati pada orang lain__kita tak akan terburu-buru menghakimi mereka dan menawarkan kritik hampa.

     
  • adriyant 11:04 pm on January 7, 2009 Permalink | Balas
    Tags: referensi dari tulisan http://beranda.blogsome.com.   

    Jadilah Diri Sendiri 

    Setelah ibu dan ayah bertemu dan melakukan pembuahan, hanya ada satu kemungkinan dari sekian juta yang lahir. Dan, itulah Anda. Dengan kata lain bila Anda mempunyai saudara kandung sebanyak 100.000.000.000, maka tak seorang pun yang sama persis dengan Anda.

    Dalam Islam, konsep ‘kesendirian’ merupakan acuan utama dari perintah untuk beramal. Artinya, manusia harus memperbanyak amalnya karena kelak ia akan dihisab secara sendiri-sendiri hanya amalnya yang menentukan. Orang lain tidak bisa memberi manfaat. ada 3 (tiga) amal yang menolong kita waktu sakaratul yaitu amal jariyah, harta bermanfaat, anak sholeh yang mendo`akan kedua orang tuanya. Memang, kita perlu bekerja sama dengan orang lain, tapi itu hanya alat bantu saja dan bukan alat untuk melimpahkan dosa atau mengurangi tanggung jawab pribadi.

    kemukanlah pendapat yang anda anggap benar, sebagaimana ditunjukan oleh pikiran yang bebas dan perbedaan yang khusus dalam memecahkan masalah. Itulah kemandirian. Kemandirian itu bahkan bermuara kepada fitrah manusia yang bersih. Yang tidak mau menjilat-jilat dan mendustai nurani sendiri. “fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu…” (Qs. Ar-Ruum: 30)

    Yakinlah bahwa iri hati adalah kebodohan. Dan, kepalsuan itu adalah bunuh diri. Mestinya orang rela dan bersyukur atas apa yang dimilikinya sebagaimana Allah telah menentukan baginya. Kekuatan yang ada pada seseorang adalah sesuatu yang baru, alamiah dan tak seorang lain pun yang tahu apa yang dapat dilakukannya. Dan, si empunya tak akan menyadari sebelum ia mencobanya.

    Semua potensi itu bisa diasah, dengan berbagai macam cara yang terus berkembang, dari model pelatihan hingga disiplin ilmu yang sudah permanen, dari berguru hingga belajar sendiri. Jadilah diri anda sendiri dan temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan anda ke dalam diri anda sendiri. Jika tidak, anda akan tersesat. Maka, tunggu apalagi. Segera kenali diri, gali potensi, dan jadilah diri kita sendiri yang jujur dan berani bertanggung jawab.

     
    • hafizulahda 9:14 am on Januari 10, 2009 Permalink

      yang penting selalu berprasangka baik pada diri sendiri. karena setiap orang tergantung dari sankaannya pada dirinya. jadi hindari kata-kata negatif pada diri sendiri dan senantiasalah berpikir positif demi menciptakan aura kasih eh…eh… salah aura kesuksesan dan kebahagiaan. termasuk buat saya sendiri.

  • tutihandriani 1:48 pm on January 7, 2009 Permalink | Balas
    Tags: ha..ha..d tau   

    Kadang, Sendiri Itu Indah 

    sndiri

    Aku bingung dengan orang di sekitarku

    Apakah hidup ini memang enaknya sendiri????

    Untuk kali ini aku berfikir seperti itu

    Semakin banyak berinteraksi dengan orang lain

    Semakin banyak saja salahnya

    Egois mungkin..

    Maaf, untuk yang tersakiti

    Tapi, aku jauh lebih sakit menerima ini

    Aku, kau, dia, dan kita akan selalu ada di hati

    Hanya butuh waktu saja untuk memperbaiki semua

    Kadang aku merasa kosong…

    Kadang itu menyenangkan untukku

    Tapi yakinlah semua, suatu ketika kita akan merasakan manisnya hidup ini

    Walaupun kita mesti sendiri-sendiri dulu

    Ctt; ni bukan puisi, bukan cerita, bukan artikel, bukan apa-apa. Tapi ini hanya oret-oretan yang mungkin sedikit bermakna untukku. Untuk yg baca, Mungkin.

     
    • roumink 3:10 pm on Januari 7, 2009 Permalink

      catatan untuk kesendirian dan kesendirian dalam catatan

    • ulfiarahmi 5:42 pm on Januari 7, 2009 Permalink

      kAdang kita merasa menikmati hari-hari saat kita sedang sendiri.

      Damai….

      Indah…

      Bebas dari tetek bengek dan hiruk pikuk keluhan dari keletihan dan kekosongan

      namun tak selamanya kita bisa sendiri

      tapi tut, “SEPI ITU INDAH, TAPI NGE-JOMBLO LEBIH INDAH…”

      hik..hik…hik……..

    • adriyanto 10:49 pm on Januari 7, 2009 Permalink

      Ketika Sendiri itu memang indah dan ketika berinteraksi dengan orang lain semakin banyak tetek bengeknya, itulah manisnya hidup ketika berinteraksi dengan orang lain bukan sendiri dengan kekosongan yang tak berarti.

      “pencapaian manusia sesungguhnya jika seseorang menemukan dirinya dalam pekerjaan, aktifitas dan interaksi dengan orang sekelilingnya, bukan terasing, melalui ini manusia bisa bahagia dan menemukan eksistensi diri serta memiliki hidup penuh makna di setiap langkah yang di jalankannya”

      Hidup….Hidup…Hidup…. Heheheee alnya tadi lampu mati jadi sekarang udah hidup lagi. 🙂

    • hafizulahda 7:29 pm on Januari 8, 2009 Permalink

      tenang, lo nggak sendiri bro, karena ada setan, malaikat, dan Tuhan yang menemani lo senantiasa. so gak akan kesepian deh he he

    • 2ty 11:59 am on Januari 15, 2009 Permalink

      @hafizulahda
      setan ito loe kan bro??

    • kuncoro_jati 4:09 pm on Februari 10, 2009 Permalink

      menikmati kesendirian bukan berarti tidak peduli khan 😉

    • Cahaya Oppy 12:20 pm on Agustus 31, 2012 Permalink

      Walau kadang sendiri itu nikmat……………tapi tak selamanya kita bisa sendiri

    • ezheevhia 5:52 pm on November 29, 2012 Permalink

      sendiri adalah dimana tempat kita hanya satu. Tak kan pernah ada yang akan pedulikanmu bahkan berpikir tentang dirimu, seolah-olah tak pernah melihatmu. Namun, jika dihati ini masih terukir nama seseorang teman walaupun itu serikil batu berarti kamu masih tak sendiri. Hiduplah, ditemani oleh bayangmu, sinar matahari, nyanyian sunyi angin, nafasmu, tangismu, dan semuanya yang ada disisimu. Mereka akan menemani sepanjang jalan kehidupan yang gelapppp..
      Hua hua hua T_T aku jadi nangisss

    • a 4:58 pm on Mei 12, 2013 Permalink

      mantap

    • Rofik 8:48 am on Juli 22, 2013 Permalink

      saat sendiri aku terasa takut, malu dan hal” yang terlintas d’pikiranku buruk semua namun aku t mengerti kenapa q disini

  • elldaysgallery 7:21 am on December 29, 2008 Permalink | Balas  

    pagi (lagi) AMI…… 

    Sekali lagi Selamat pagi dan selamat taon baru buat AMI2 semua……

    skarang emang udah taon bari hijriayah lagii………

    hmmmmmmmmm.. coba refleksi yuk apa sih yang udah kita lakuin taon2 sebelum nya???

    panjang juga umur kita yah??

    masih bisa ketemu di umur segini..

    hm…

    Tapi, whatever mudah-mudahan mulai taon ini AMI mulai memaknai hidupnya dengan berbeda ya…..

    semoga…….

    jadi ayo AMI……. mulai pagi di taon yang baru ni dengan refleksi baru juga,,,, supaya kalo kita msi ketemu taon depan tak ada penyesalan yan berarti………

     

    ganbatte ne!!!

     
    • elldaysgallery 7:24 am on Desember 29, 2008 Permalink

      btw jika ada yang bertanya kenapa AMI, jawabannya bisa beraganm nih,,
      emang harfiah emang harusnya singkatan anak muda indonesia donk…
      tapi ada yang ngraguin tuh…
      yah. walaupun ad maksud tersembunyi dari AMI lain teman,, yang jelas bagi yang sevisi dengan AMI versi ini sok atuh.. silahkan,, bagi yang anggp “AMI” lain………..
      wkwkwkw… juga sok atuh silahkan………..

    • adriyant 5:42 pm on Desember 29, 2008 Permalink

      Ehm….AMy Awards…….HUahauhauahuahuahauhau

  • elldaysgallery 7:13 am on December 29, 2008 Permalink | Balas  

    Kaki 

    teman, jika kau mau mendengarkanku, aku katakan berdirilah di atas kaki mu sendiri.  Kau boleh saja bertopang atau berpegangan pada orang lain, bergelayut sekalipun, tapi tetaplah berdiri di kaki mu sendiri. Jangan sampai, walaupun sebelah, kau meminjam, memakai atau mencuri kaki orang lain. akan sangat mennyakitkan ketika kau tak bisa lagi berdiri di yang bukan kaki mu lagi. kau bisa oleng bahkan terjatuh. Bagus jika kau masih berdiri kembali. Kalau kau tak mampu berdiri sendiri kembali, mungkin kau bisa berpegangan pada orang lain, untuk kembali berdiri. Tapi jika kau terjatuh dan tak bisa berdiri lagi? Lebih parah lagi jika kau tak lagi punya kaki untuk berdiri? terbayangkah teman.
    aku tak berharap ini terjadi padamu. Maka dengarkan aku teman. jangan sampai berdiri bukan di atas kaki sendiri. Berusahalah agar tak meminjam, memakai atau mencuri kaki orang lain untuk berdiri. Apakah itu kaki, ibumu, temanmu, ayahmu, sahabatmu, keluargamu, dosenmu, anak-anakmu, bosmu, bawahanmu, tetanggamu apalagi pacarmu. dan kau bebas berjalan ke manapun kau suka.

     
    • bintangkesiangan 10:52 am on Desember 31, 2008 Permalink

      aku akan selalu mendengarkan mu teman

      wah keren ne nasihat ny teman

      oya teman klo orang tu nawari kita kaki gimana bole tak kita ambil
      ato kite simpen ja untuk digunakan d lain waktu ketika kita tak punya kaki

      gimana klo kita dagang teman
      ntu kagak bisa hanya make kaki kita ndiri
      soal e klo dagang tu kaki e lima

    • della 4:21 pm on Desember 31, 2008 Permalink

      wkwkwkwk……

      ade2 aje om!!
      kalo ada yang nawari “kaki” ya terima aja (pamali nolak rejeki om!)
      tapi srn nya sih jangan langsung di pake selagi kita masih pnya ” kaki”
      sendiri…

      ga enak ntar kalo di sebut2 ada yang pernah “jadi kaki” kita ga enak kan…

      aduh mas hare gene masih dagang kaki lima,,
      dagang apa tuh..

      sekarang tu mas udah ada yang namanya e commerce,,

      mau dagang kuaci aja bisa pake Intelnet..
      (intelnet tu apa kok yo??)

      (semacam makanan,, benar sekali..)

      hok hok…

  • bintangkesiangan 2:11 am on December 28, 2008 Permalink | Balas
    Tags:   

    Broken Home 

    Sebagai orang tua tentu  mengharapkan anaknya tidak menjadi malin kundang (anak durhaka), itu tidak terlepas dari pendidikan yang orang tua berikan dalam rumah tangga, tapi ingat juga jangan didik anak  menjadi seperti kita orang tua  karena anak  memiliki dunia dan masa yang beda dengan orang tua, dan jangan menganggap bahwa anak itu milik orang tuanya akan tetapi anak itu adalah titipan Allah, tugas orang tua hanya mengarahkan dan mendidik menjadi manusia yang punya sopan santun dan taat pada tuhannya

    Jika kita orang tua yang sibuk pergi pagi pulang malam kerja apaan tu, jangan memberikan serta melepas hak asuh dan pendidikan pada pembantu, play group, dan sekolah, walau kita orang tua orang yang super sibuk sekalipun harus meluangkan waktu buat anak, untuk bisa mengenal kita dan memberikan kasih sayang kepada anak, jika anak kita lupa kepada kita apa kata dunia

    lucusekaligusmenyedihkan

    ctt : penulis blm bekeluarga loch klo da yg minat silakan daftar wakakakakakak

    sumber : lupa klo ada yg tau kasi tau yach

     
    • bintangkesiangan 2:12 am on Desember 28, 2008 Permalink

      hehe
      lepas utang ane
      bos kalo ade sale kate tolong d bantu yach
      soal e bru pertama kali nyoba ne

    • roumink 2:32 am on Desember 28, 2008 Permalink

      mantab….!!!

      sukses buat c bos….

      ga usah buru-buru bos…
      kopi ane masih banyak, dan goreng pisangnya pun belum di makan…

      salut deh kritikan gambarnya…
      plus tulisannya juga…
      ^_^

    • bintangkesiangan 2:39 am on Desember 28, 2008 Permalink

      hehe
      jadi melu melu ane bos

      da siap d bikin beranda ny bos
      ane da tak sabaran nongkrong d sana

      wah kebetulan ne
      rokok ada tak bos
      oya bos
      bikin kategori warung kopi dong bos
      klo ade niat posting
      ane mo posting d sana ajah

      tanya bos
      klo mindahin tmpt kategori bisa tak

    • roumink 2:43 am on Desember 28, 2008 Permalink

      maksudnya mindahin tuliasn ke kategori yang lain gitu bos….

      selanjutnya kita berbicara di warung kopi (haha, namanya yang bagus..ganti) hak patennya bintangkesiangan neh….hehehe

  • riechie 2:53 am on December 27, 2008 Permalink | Balas
    Tags: opini_chimoet   

    menyoal CiNta 

    Antara Buta Cinta dan Cinta Buta

    Baru-baru ini media massa baik media cetak maupun media televisi disibukkan dengan berita pernikahan seorang kiai nyentrik dengan seorang gadis cilik. Terang saja pernikahan ini menimbulkan kontra di mana-mana lantaran usia calon mempelai wanita yang jauh di bawah ketentuan UU Pernikahan di negara. Dalam ketentuan Negara Indonesia, seorang wanita boleh menikah setelah menginjak usia 16 tahun ke atas. Namun berbeda halnya dengan Ulfa yang bernama lengkap Lutfiana Ulfa yang masih berusia 12 tahun. Ulfa mau menikah dengan pria bernama lengkap Pujiono Cahyo Widianto yang biasa disebut Syekh Puji yang sudah berkepala 4 (43 tahun).
    Kehebohan yang muncul di tengah-tengah masyarakat seketika membungkam ketika Ulfa menyampaikan di depan media kalau ia menolak dipisahkan dengan syekh Puji dan tetap ingin menjadi istri gaek yang disebut-sebut berharta itu. Dengan tenang Ulfa mengatakan “saya heran mengapa orang-orang di luar sana meributkan saya, saya mencintai Syekh Puji.” (More …)

     
    • della 5:34 pm on Desember 28, 2008 Permalink

      terlepas dari itu semua, ada yang bilang cinta itu ketika kita bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia walaupun kita bukan bagian dari kebahagiaan itu……..

      nah loh bisa ga tuh???

  • riechie 2:52 am on December 27, 2008 Permalink | Balas
    Tags: sajak_qoe1   

    dalam hening 

    kehilangan itu pernah aku rasakan
    petir menyambar, pondok rubuh, gunung berderai dg laharnya
    laut terbelah dua, bahkan semua penghuni hutan berlarian, hama dan debu berhamburan.
    tak ada yang dapat mewakilkan
    bahkan, jeritan pun tak dapat mewakilkan
    kata-kata juga tak kan bisa menguntainya
    begitu tak terbayangkannya
    untuk ibu…
    ku tak mau kehilanganmu
    karena ibu, kaulah denyut jantung dan helaan nafasku

    sahabat…
    kau berada di samping ibuku
    kenapa kau bingung tuk goreskan tinta pada sahabatmu
    apa tak adalagi kehangatan itu?
    lorong…
    saat ini aku berada di lorong sempit
    ia membuat dadaku sempit
    ia membuat dadaku sesak
    ingin ku gapai anganku
    angan akan kerinduanku pada sahabatku
    tapi tangan ini semakin buntung untuk meraihnya
    dan aku sepi di keramaian ini…

    sahabat…
    ingatkah kamu?
    tetes airmata yang menemani kita dulu?
    untaian bait lagu ikut menghangatkan kita
    semua mata pun tertuju pada kita
    sahabat…
    sekarang dingin sudah semua
    aku bagai gajah di pelupuk mata
    “tampak tapi tak bermakna”
    sahabat
    lirihku…
    rapuh pula jiwaku
    rindu ini mencabik organ tubuhku
    bahkan salju itu masuk ke dalam setiap titik pori-poriku
    sahabat
    aku kedinginan
    tanganku membeku
    bibirku kelu
    kekakuan menghadangku
    menghadang cinta kita…
    SAHABAT, AKU TAKUT KEHILANGANMU

     
    • roumink 4:53 am on Desember 27, 2008 Permalink

      sahabat ternyata tak pernah benar-benar ada. Untuk dirimu atau untuk dirikita…
      kau sendirian dan akan selalu sendirian, seperti gelapnya malam dikesenyapan. Sesak dan pengap.

      suatu saat kawan, kau akan tahu jalan menuju malam kepulangan menuju sahabat sejati.

    • tutihandriani 12:16 pm on Desember 27, 2008 Permalink

      seindah apapun huruf terukur, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda?
      dapatkah ia dimengerti, jika tak ada spasi? (Dee)

      percayalah sahabat, semua kegundahanmu itu hanya utk sesaat, karena ku yakin tak ada yg dapat menghapus semua alur kisah kita..

    • yosie 8:48 pm on Desember 27, 2008 Permalink

      susah memang tuk ungkapkan betapa besarnya rasa sayang ini baik untuk sahabat, orang tua, maupun pacar…
      namun saat ini rasa ego, putus asa, dan takut lebih membelenggu
      dan takkan mudah hilang barang sesaat.

      kalaupun aku akan sendiri
      lebih baik mati karena sahabat itu ada di samping ibu ku
      dan ketika aku kehilangan ibu aku akan mati
      begitu pula ketika aku kehilangan sahabatku
      karena dialah sahabat sejatiku

    • roumink 8:59 pm on Desember 27, 2008 Permalink

      wahwah yang lagi saling curhat-curhatan…
      ikut dunk…

      wakwakakwakak…

      ternyata sebuah puisi telah bercerita untuk dirinya….

    • della 4:38 pm on Desember 28, 2008 Permalink

      hari gini masih percaya sahabat???

      sahabat hanya kepentingan..
      ketika tak ada kepentingan di mana sahabat???
      ingat2 kepentingan,,
      sekali lagi kepentingan…sebenarnya tak masalah jika sahabat berdasar kepentingan,,

      asal”’

      masih saling menghargai…….

  • meiriza paramita 3:17 pm on December 24, 2008 Permalink | Balas
    Tags: Fight!, makna perjuangan, perjuangan   

    ketika perjuangan tidak lagi bermakna 

    Hidup adalah perjuangan. mungkin istilah itu benar-benar udah termasuk dalam kalimat klise yang sering didengar. Jika seorang sahabat sedang bersedih, ayau dalam situasi dan kondisi ujian/tes karena memiliki masalah, pasti kata-kata yang sering disebut untuk menghibur adalah, “Yang tabah ya, karena hidup itu adalah perjuangan…”

    dan bla-bla-bla

    pokonya klise banget..

    namun, salahkah itu?
    Nggak, itu nggak salah. Agar kita bisa terus survive di kehidupan ini memang harus ada perjuangan. Perjuangan yang dihadapi bukan hanya perjuangan fisik, tapi juga spirit dan psikis. (More …)

     
    • roumink 4:05 pm on Desember 24, 2008 Permalink

      hahahahaha…
      sangat ingin menjawabnya, tapi tidak bakal ingin mengedit kembali jawaban saia. Huahuauhauauhau….

      btw, emang c, hidup itu perjuangan, tapi mahasiswa kok ga lagi berjuang ya?

      eh, sory ga nyambung..soalnya masih ‘panas’ soal demo mahasiswa tadi….
      hehehehe

    • meiriza 8:52 pm on Desember 24, 2008 Permalink

      ya iyya lahh
      pemimpinnya aja lebay…
      cuma mau memperjuangkan kepentingan beberapa pihak,
      lucunya, ada yang nggak sadar kalo mereka di manfaatkan.
      Trus, apa kita betah dengan ke lemoy-an itu?

      BEBASKAN MAHASISWA INDONESIA!

    • elldaysgallery 5:30 am on Desember 25, 2008 Permalink

      hdup adalah perjuangan itu jamannya dewa 19 waktu vokalisnya masih ari laso meiriza, sekarang vokalisnya udah once jadi yang ada cuam [erempuan paling cantik dinegeriku Indonesia,
      wajar aja ga ada lagi perjuangan di Indonesia,hahaha…….
      ga nyambung ya??
      ga papa deh…
      pagi mit……….

    • meiriza 10:31 am on Desember 27, 2008 Permalink

      Bual Elda, ya, sekarang semuanya lebay untuk hal-hal sedeng aja, yang bikin ketawa sebentar trus nangis…

      Dulu, pemimpin kita Soeharto, tapi pas masa2 krisii kita berhasil “lebay”… lebay dalam survive hingga ngejatuhin soeharto yang kayaknya bakal bunuh semua manusia Indonesia (ups, kayaknyaaa…..). Jadi, lebaynya jelas untuk manusia Indonesia..

      Sekarang… anda benar saudara elda… KIta lebay ama yang paling cantikseindonesia n yang paling ganteng seantero nusantara…

      PARAH DEH!!

  • tutihandriani 10:41 pm on December 23, 2008 Permalink | Balas  

    Menggugat Sejarah Versi Militer 

    Judul Buku : Ketika Sejarah Berseragam (Edisi Terjemahan):
    Membongkar Ideologi Militer dalam Menyusun Sejarah Indonesia
    Penulis : Katharine E. Mc Gregor
    Penerbit : Syarikat
    Cetakan : I, Mei 2008
    Tebal : xxvii + 459 halaman
    Harga : Rp 55.000,-

    sjrh2Sejarah merupakan elemen penting dalam sebuah negara. Bahkan, telah dikatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya. Mengapa sejarah itu penting dan mengapa kita harus peduli pada sejarah? Ini dikarekanakan keyakinan bahwa manusia berbeda dengan binatang yang hanya mampu berpikir tentang masa kini mereka. Perbedaan manusia dengan binatang adalah kemampuannya melakukan refleksi-masa lalu, masa kini dan masa depan-dalam kehidupan mereka. Tapi, apa jadinya ketika sejarah itu direkayasa demi kepentingan sang penguasa waktu itu?
    Di Indonesia, rezim penguasa Orde Baru—dengan doktrin sejarah demi masa kini yang diplintir untuk kepentingan kekuasaan sesaaat—turut menyumbang kedangkalan terhadap pemahaman sejarah bangsa kita. (More …)

     
    • roumink 3:11 am on Desember 24, 2008 Permalink

      wah ada resensi..

      kayaknya ni bukus bagus…..

      ntar dilihat-lihat lah di toko buku….

      walau diriku tidak membelinya…

      wakwkakkakka

    • hafizulahda 6:35 am on Desember 24, 2008 Permalink

      kayaknya udah lama banget ya bro bukunya. udah gak dijual lagi tuh bahkan di loak sekali pun. haa.ha.. tapi tuti membuat jenis tulisan yang berbeda. mungkin ini adalah kali pertama di anakmudaindonesia memuat resensi.

    • tutihandriani 7:50 am on Desember 24, 2008 Permalink

      yup bro..tapi, tak ada salahnya ngambil ilmu dari buku ini..

    • Noah Swayzer 7:15 am on Januari 31, 2017 Permalink

      What i do not understood is actually how you’re not actually a lot more smartly-preferred than you may be now. You’re so intelligent. You understand therefore significantly in the case of this matter, produced me individually believe it from numerous varied angles. Its like men and women don’t seem to be fascinated except it is one thing to do with Girl gaga! Your personal stuffs nice. All the time deal with it up!

  • hafizulahda 4:15 pm on December 23, 2008 Permalink | Balas
    Tags:   

    Dua Kali Turun Tetapi Sama Saja 

    images2Sudah dua kali pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM): bensin menjadi Rp. 5000 dan Solar Rp. 4800. Namun masih banyak harga yang belum disesuaikan, tarif angkutan umum misalnya.
    Praktisi angkutan umum agaknya bersikap tidak “Sportif”. Ketika BBM ditetapkan naik, buru-buru mereka menaikkan tarif. Namun saat harga minyak dunia turun yang berdampak juga pada diturunkannya harga BBM di Indonesia, mereka terkesan hening-hening saja dan tetap bertahan dengan ongkos trayeknya yang lama.
    Akibatnya masyarakat juga yang kembali terkena imbasnya—korban ketidakadilan tepatnya. Saat harga BBM naik, (More …)

     
    • roumink 3:10 am on Desember 24, 2008 Permalink

      ada yg lebih parah jg neh:”kabarnya dirjen perhubungan dg Organda bilang, kalau tarif turun kemungkinan hanya sekitar Rp200.-. Lalu, mereka bilang lagi kalau uang yg segitu, ‘sudah sulit’ untuk mengembalikannya, jadi relakan saja”

      nah, ada dua kasus di sini. Pertama, pemerintah terlalu menyepelekan persoalan kesejahteraan masyarakat. Lalu, pemerintah juga menyepelakan mata uangnya sendiri, dg menganggap uang 200 rupiah itu adl nilai yg kecil. Karena tanpa disadari, itu adalah salah satu penyebab merosotnya nilai mata uang rupiah di tingkat dunia. Wah, memang pemerintah sangat payah dalam hal ini.

      Lalu, saya jg ngasih info, kl utk penurunan ongkos memang perlu pengkajian panjang. karena banyak faktor berpengaruh di sana, seperti: onderdil, dan perwatan kendaraan. Tapi, itu kan bukan alasan pemerintah untuk berleha-leha menurunkan tarif. Naiknya cepat, eh turunya susah. Tipikal orang (pemerintah) Indonesia banget.

      Yang lucunya, ada lagi. Pemilik SPBU minta ganti rugi ke pemerintah, karena mereka telah embeli BBM dg harga mahal tp tba2 menjualnya dg harga murah. Padahal, beda waktu kenaikan itu tidak terlalu lama, dan pemilik SPBU tahu akan hal itu. Maksudnya, mereka tahu akan kerugian itu. Tapi, giliran dulu mereka beli dg harga murah, trus menjualnya dg harga mahal, mereka hending-hening saja. Memang selalu ga beres kalau sudah berbicara tentang uang…

      Kayaknya kl komentar ini terus disambung bakal lebih panjang dari tulisannya si Fizy..hehehehe

      makasih telah berbagi…

  • meiriza paramita 10:35 pm on December 21, 2008 Permalink | Balas
    Tags: psikolog   

    psikologi dirimu… 

    Sigmund Freud, seorang Jerman keturunan Yahudi yang lahir 6 Mei 1856 di Freiberg (Austria) ini telah membangkitkan semangat manusia untuk berpikir mengenai psikologi.
    Freud, adalah mahasiswnyapnyapa yang jago di kampusnya. Meraih gelar sarjana dari Universitas Wina pada tahun 1881. Selain itu, Freud juga menguasai 8 bahasa!! Bayangkan, dan dalam umur 30 tahun, telah berhasil menaklukkan sekolah kedokteran.
    Teorinya dalam ilmu psikodinamika yang membuatku tertarik adalah mengenai ID, EGO dan SUPEREGO.
    ID, bagian jiwa paling liar, berpotensi jahat. Ada yang menafsirkan ID sebagai nafsu manusia yang mementingkan kebutuhan perut ke bawah. Di sisi lain, ID, tidak mempertimbangkan akibat dari pemenuhan hasratnya. Intinya, ID adalah bagian jahat dari manusia yang beresiko merugikan orang lain dan diri sendiri. ID sebenarnya adalah yang menguasai manusia pada umur 0-2 tahun. (More …)

     
    • roumink 12:29 pm on Desember 22, 2008 Permalink

      O, jadi yang super ego seperti itu ya…

      hahaha, tidak seperti yang terbayangkan sebelumnya….
      hehehehe…

      terimakasih buat infonya…..
      ^_^

  • meiriza paramita 4:21 am on December 20, 2008 Permalink | Balas
    Tags: Muda   

    gak semua yang muda itu “muda” 

    b1Untuk itu, tidak perlu ejekan terhadap yang muda. Memang, pada kenyataannya, lemahnya kaum muda ada pada “jumlah waktu yang telah dilewati”.
    Kadang ada rasa canggung ketika dalam forum diskusi yang melibatkan senior. Itu wajar, karena paradigma “takut salah” telah menguasai pikiran. Akhirnya, tanpa memandang salah ini atau salah itu, tetap saja kaum muda, junior mematikan karakternya sendiri.
    padahal, bila junior, alias si muda mau berbicara, dan berani berbicara, sebenarnya tidak akan ada masalah. Bila nanti malah di anggap remeh atau dicuekin itu kan tahap pembelajaran. Anak kecil tidak bisa bersepeda bila ia tidak belajar jatuh terlebih dahulu kan? walaupun semua orang tertawa ketika ia jatuh, bukankah itu bisa menjadi motivasi?
    PeDe ajah…
    Omongin apa yang ingin diomongin. Tapi jangan sampai asal ngomong. itu mah hanya akan makin menjatuhkan point kaum junior di mata senior.
    intinya berani!
    silakan bicara.
    Mana tau, anda adalah orang muda yang bukan ‘muda’. Karena, gak semua yang muda itu ‘muda’.

     
    • della 7:32 am on Desember 20, 2008 Permalink

      benar,, perlu ditilik kembali definisi muda…
      mahkamah agung 70 tahun dianggap sangat tua, sementara presiden dibawah 50 dianggap muda, dosen 65 tidak muda lagi, profesor apalagi…

    • ulfiarahmi 8:27 am on Desember 20, 2008 Permalink

      ya, memang.
      Muda (pemuda) tidak selalu yang muda. Soekarno dan Hatta saja masih di sebut muda saat membacakan teks Proklamasi.

      biar ga muda lagi, tapi semangat TETAP MUDA.

    • fizy 10:59 am on Desember 21, 2008 Permalink

      hidup muda… mudrika dan dahnil aswad. tapi muda tu alah kalah jo fauzi bahar

    • meiriza 6:02 pm on Desember 22, 2008 Permalink

      buat Fizyy

      biarlah mereka kalah.. ntar kita yang bantai bang.
      gimana kalau kita mencalonkan diri jadi gubernur SUmbar..
      pasti banyak yang dukung
      soalnya badan saya ringan…

    • roumink 8:02 pm on Desember 22, 2008 Permalink

      jangan jadi Gubernur Mit, solanya terlalu ringan………..
      hahahaha…. (just kidding)

      lebih baik kita jadi pemimpin buat diri kita sendiri dulu….
      ntar, suatu masa, di saat salah satu diantara kita memang sudah pantas untuk jadi pemimpin, maka di saat itulah kita bakal mendukungnya bersama…..

      key….
      hidup MUDA (bukan kandidat walikota Padang, Fiz)

      JAYA AnakMudaIndonesia

    • roumink 8:02 pm on Desember 22, 2008 Permalink

      jangan jadi Gubernur Mit, solanya terlalu ringan………..
      hahahaha…. (just kidding)

      lebih baik kita jadi pemimpin buat diri kita sendiri dulu….
      ntar, suatu masa, di saat salah satu diantara kita memang sudah pantas untuk jadi pemimpin, maka di saat itulah kita bakal mendukungnya bersama…..

      key….
      hidup MUDA (bukan kandidat walikota Padang, Fiz)

      JAYA AnakMudaIndonesia

    • bintangkesiangan 4:29 pm on Desember 23, 2008 Permalink

      waduw
      ane kok masok kategori yg muda bukan muda yach

      bis waktu ane terjatuh
      tak ada orang yang tertawa
      tp mala ikutan bengong

    • meiriza 4:14 pm on April 29, 2009 Permalink

      @Bintang Kesiangangan: Whats up man?? Ntar ati2 jalannya, biar gak jatuh lagi. Kan sakit. Tapi kalo bener2 jatoh lagi, ane masukin deh ke RSJ, biar bisa kenalan ama rekan2 caleg.. ^_^

  • Romi Mardela 12:01 pm on December 17, 2008 Permalink | Balas
    Tags: , blog go public,   

    GO Publik 

    go-public

    Akhirnya saya memutuskan bahwa Blog ini Go publik….Soalnya, Anak Muda Indonesia bukanlah saya sendiri, ada ribuan bahkan mungkin jutaan Anak Muda Indonesia di sana…di suatu tempat yang entah di mana..

    Jadi, saya merasa salah jika hanya memiliki blog ini untuk diri pribadi. Maka sejak detik ini, eh salah ding (hari ini (17 Desember 2008) 00.00 WIB, saya memustuskan bahwa blog ini dalah milik Anak Muda Indonesia. Siapapun (More …)

     
    • titi 5:34 am on Desember 18, 2008 Permalink

      MAU GABUNG NIH

    • galang 4:32 pm on Oktober 9, 2010 Permalink

      kita satu dalam damai teman

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal