Tagged: pendidikan Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • Romi Mardela 8:42 pm on January 29, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Finlandia, kualitas, negara, pendidikan, terbaik di dunia   

    Negara Dengan Kualitas Pendidikan Terbaik Di Dunia

    Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia? Bukan Amerika dengan Harvard-nya, bukan Jerman atau Perancis, atau juga Indonesia dengan ITB-nya…

    Negara itu adalah FINLANDIA ! Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa.

    Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika.

    Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.

    Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi No. 1 di pentas dunia? (More …)

     
    • Marketing Consultant 1:36 am on Desember 22, 2018 Permalink

      When I first came to your website last year I was just looking for something entertaining to look at but your blog has been super useful and informative. You always seem to know just what to write. Even so, I some times miss wanting to know those type of things. When I read this write up I become smarter. I book marked it to my bookmark site list and will be checking back soon.

  • ulfiarahmi 10:22 am on April 15, 2009 Permalink | Balas
    Tags: pendidikan, unsur, unsur pendidikan   

    Coba Dulu Deh… 

    beuh…

    aku dapet SMS yang bikin senyumanku makin manizzz.

    he….

    Kemarin ada yang minta aku buat ngajarin sesuatu. Meski sebenarnya dalam hal ngajar mengajar aku belum jago, baik dari cara mengajar maupun dari apa yang mau diajarin. Ntah kenapa, kelihatannya dari sudut pandang korban (yang sms), aku dah jago dan lebih bisa dari die.

    Dan berhubung aku baik orangnya baik hati, tidak sombong dan suka menabung, tawaran itu aku terima. Satu kontrak (kesepakatan) telah terbangun, tapi abis SMSan itu, aku memikirkan sesuatu (mungkin tipe pemikir pendidikan kali!). Hasilnya seperti yang aku tulis di bawah ini:

    (baca yach……….)

    unsur-pendidikan

    UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN

    Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu:

    1. Subjek yang dibimbing (peserta didik).

    2. Orang yang membimbing (pendidik)

    3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)

    4. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)

    5. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan)

    6. Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode)

    7. Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan)

    Mu yang lebih jelas?

    1. Peserta Didik Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom, yang ingin diakui keberadaannya. Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah:

    a. Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik.

    b. Individu yang sedang berkembang.

    c. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi.

    d. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri.

    2. Orang yang membimbing (pendidik) Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua, guru, pemimpin program pembelajaran, latihan, dan masyarakat.

    3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi, metode, serta alat-alat pendidikan.

    4. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)

    a. Alat dan Metode Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif.

    b. Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan) Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.

     
  • ulfiarahmi 9:59 am on December 23, 2008 Permalink | Balas
    Tags: games, kambing, kejujuran, , , pendidikan   

    BURU, TANGGAP DAN MUSNAHKAN 

    koruptor1AnakMudaIndonesia, tadi pagi abis Subuh Ulfi ngintip metro pagi. Ada salah satu Sekolah Menengah Atas di Solo, JABAR yang mengisi liburan sekolah dengan kegiatan anti korupsi. Kegiatan itu diramu menjadi sebuah games yang menarik dan seru. Dalam lomba yang diadakan tersebut, siswa yang menjadi peserta sibuk mengejar seekor kambing yang memakai kostum bertulisan korupsi. Laksana seorang koruptor, kambing itu berusaha melarikan diri dari kejaran masa. Semakin liar kambing yang mau ditangkap, semakin tinggi semangat yang dimiliki siswa-siswa peserta lomba untuk menangkapnya. Dengan usaha, kerja sama dan rasa ingin membasmi, akhirnya kambing menyebalkan itu dapat di tanggap. Apes deh kambing, digebukin. (More …)

     
    • meiriza 10:04 am on Desember 23, 2008 Permalink

      wah, kalo menurut saya sih, gak kayak gitu ya…
      kalo dari pandangan saya:
      anak kecil aja udah di ajar untuk mnegejar2 koruptor untuk mendapatkan keuntungan (kan kalo kambingnya ketangkap dapet hadiah kan?). nah lho, gimana kalo anak2 malah kerjasama dengan kambing???

      Lagipula kambing itu kan bisa dimakan, artinya dia mneguntungkan. gak cocok banget ama imej koruptor. Usul nih, lain kali kita bikin lomba mengejar n membunuh tikus!

    • ulfiarahmi 10:23 am on Desember 23, 2008 Permalink

      selama ini koruptor memang di gambarkan atau diibaratkan dengan tikus. Kenapa sekolah yang kita bicarakan ini mengambil kambing, mungkin karena tempat untuk untuk melakukan games jika menggunakan tikus belum tersedia. Jika menggunakan kambing kan bisa di lapangan terbuka, jadi bukan saja siswa yang dapat menonton acara tersebut. namun dapat diawasi orang tua sebagai masyarakat umum.

      dalam games ini, jelas ga mungkin siswa kerja sama dengan kambing. karena di awal games siswa diarahkan dan diberi aturan-aturan dalam bermain. Bisa jadi dengan “KAMBING INI KALIAN IBARATKAN SEBAGAI SANG KORUPTOR YANG MERUGIKAN MASYARAKAT, MAKA SEBAGAI ANAK-ANAK YANG BAIK, YANG BERGUNA BAGI BANGSA, KALIAN HARUS MENANGKAPNYA “.

      YA gitu kira-kita meiriza….

      ini hanya mengibaratkan, bukan masalah kambing bisa dimakan dan dapat digunakan. Tapi ini hanya pembelajaran…..

    • meiriza 10:49 am on Desember 23, 2008 Permalink

      ohhh.. gitu ok deh saudari ulfi…
      tapiii…. kan emang gak mungkin kambing kerja sama dengan manusia..
      namun kalo analisisnya gak berlebihan, kambing tu emang gak bakal mau kerja sama dnegan manusia, namanya juga kambing!
      hakhak..

    • ulfiarahmi 11:03 am on Desember 23, 2008 Permalink

      kalo menurut meiriza, games seperti apa yang bisa dijadikan dalam pendidikan anti korupsi ini??

    • roumink 11:20 pm on Desember 23, 2008 Permalink

      wah, kayaknyo ntu koruptor, eh maksudnya, ntu kambing lebih baik diberi wajah koruptor sekalian…biar anak-anak tahu siapa wajah koruptor itu…

      karena menurut beberapa riset, efek jera yang lebih ampuh itu adalah hukuman dari masyarakat..nah, kalau dah jelas siapa para koruptor itu, ya memang harus diberitahu ke masyarakat luas kalau dia adalah seorang koruptor…..

      pi, ngomong2, kok AnakMudaIndonesia nya di coret ya Ul?
      kenapa ya?

    • ulfiarahmi 9:45 am on Desember 24, 2008 Permalink

      bang, kalo semua wajah koruptor di pajang pada badan kambing. Bisa-bisa jumlah kambingnya beribu-ribu bang. Kan di negara ini terlalu banyak koruptor bang, bahkan mereka kekurangan tempat buat melakukan praktek korupsi.

      kenapa AnakMudaIndoneisa di coret, ga tau juga ya bang

      he…

      tapi sebenarnya ga bermaksud jelek kok. Cuma untuk mempertegas. Kalo Fi bold kan, kayaknya belum pantas. Anak muda dalam menangani korupsi di Indoneisa masih belum kelihatan, belum bisa di banggakan.

      Kalo kelihatannya ga nyaman liat tulisan AnakMudaIndonesianya di coret, coba hapus dan bersihkan. Buktikan anak muda itu masih ada dan ga pantes di coret.

      berlebihan ya??

    • roumink 9:52 am on Desember 24, 2008 Permalink

      hahahaha, pi emang wajah para koruptor itu udah terlalu banyak khan di negeri ini….
      rasanya jumlah kambing bisa memadai, kalaupun kurang kita bisa mendatangkan kambing dari negeri lain. seperti halnya (negara) kita yang selalu mendatangkan bantuan dari negara lain. Hiks, emang menyedihkan negara ini.

      Ya, ga pa pa lah….
      yang penting segala sesuatunya punya alasan….
      lagipula kita khan udah sepakat, ga ada pengeditan di sini. yang ada hanyalah suka-suka kita sendiri. Asal masih dalam “kode etik” nya para blogger….heheheheh….

    • abdo3l 6:45 pm on Januari 13, 2009 Permalink

      ya saya setuju dng usul binatang kambing di gnt dgn TIKUS. Karna TIKUS itu kalo di biarkan bertambah banyak (berkembang biak ) di usir GiGit .

  • hafizulahda 12:49 pm on December 19, 2008 Permalink | Balas
    Tags: , , pendidikan   

    Efek Jera: Antara Langkah Hukum dan Kurikulum 

    baju_koruptorKini koruptor harus berpikir seribu kali sebelum melakukan tabiatnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera merealisasikan seragam khusus dan memborgol bagi mereka yang menjadi tersangka kasus pidana korupsi. Langkah ini merupakan salah satu usaha KPK guna memberikan efek jera serta rasa malu. Dan Indonesia Corruption Watch (ICW) mendukung sekaligus mendesak agar KPK segera mewujudkannya.

    Dukungan dan desakan tersebut dilakukan dengan mendatangi kantor KPK. ICW menyampaikan delapan model baju seragam untuk koruptor yang sedang diproses hukum komisi itu. Model yang disampaikan ICW terdiri atas baju lengan panjang dan empat baju lengan pendek. (More …)

     
    • ulfiarahmi 8:34 am on Desember 20, 2008 Permalink

      TIKUS-TIKUS BUNCIT ITU, KASIH AZA RACUN TIKUS.

    • roumink 4:29 pm on Maret 11, 2009 Permalink

      wah Fizzy, tulisannya dipublikasikan di blognya HMJ Ilmu Komunikasi UIN neh…

      it’s great…

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal