Jadilah Diri Sendiri

Setelah ibu dan ayah bertemu dan melakukan pembuahan, hanya ada satu kemungkinan dari sekian juta yang lahir. Dan, itulah Anda. Dengan kata lain bila Anda mempunyai saudara kandung sebanyak 100.000.000.000, maka tak seorang pun yang sama persis dengan Anda.

Dalam Islam, konsep ‘kesendirian’ merupakan acuan utama dari perintah untuk beramal. Artinya, manusia harus memperbanyak amalnya karena kelak ia akan dihisab secara sendiri-sendiri hanya amalnya yang menentukan. Orang lain tidak bisa memberi manfaat. ada 3 (tiga) amal yang menolong kita waktu sakaratul yaitu amal jariyah, harta bermanfaat, anak sholeh yang mendo`akan kedua orang tuanya. Memang, kita perlu bekerja sama dengan orang lain, tapi itu hanya alat bantu saja dan bukan alat untuk melimpahkan dosa atau mengurangi tanggung jawab pribadi.

kemukanlah pendapat yang anda anggap benar, sebagaimana ditunjukan oleh pikiran yang bebas dan perbedaan yang khusus dalam memecahkan masalah. Itulah kemandirian. Kemandirian itu bahkan bermuara kepada fitrah manusia yang bersih. Yang tidak mau menjilat-jilat dan mendustai nurani sendiri. “fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu…” (Qs. Ar-Ruum: 30)

Yakinlah bahwa iri hati adalah kebodohan. Dan, kepalsuan itu adalah bunuh diri. Mestinya orang rela dan bersyukur atas apa yang dimilikinya sebagaimana Allah telah menentukan baginya. Kekuatan yang ada pada seseorang adalah sesuatu yang baru, alamiah dan tak seorang lain pun yang tahu apa yang dapat dilakukannya. Dan, si empunya tak akan menyadari sebelum ia mencobanya.

Semua potensi itu bisa diasah, dengan berbagai macam cara yang terus berkembang, dari model pelatihan hingga disiplin ilmu yang sudah permanen, dari berguru hingga belajar sendiri. Jadilah diri anda sendiri dan temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan anda ke dalam diri anda sendiri. Jika tidak, anda akan tersesat. Maka, tunggu apalagi. Segera kenali diri, gali potensi, dan jadilah diri kita sendiri yang jujur dan berani bertanggung jawab.