Lupa

forget

Manusia itu lemah, hingga dia di beri gelar dhaif. Manusia itu adalah ‘Lupa’, sehingga disebut dengan insan. Ya, kata insan sendiri memiliki hubungan dengan kata ‘Nasiy’ (Lupa). Memang hal ini sudah menjadi pengetahuan umum bagi kita.

Kesibukan kadang memiliki andil penting dalam membuat manusia ‘lupa’. Karena ada banyak cabang di dalam fikiran yang meminta untuk di aktualisasikan dan tak ada yang ingin termarginalkan. Apalagi jika ia telah berperang dengan waktu, alias deadline. Semua serba lupa. Mulai dari yang besar sampai yang kecil.

Untuk contoh yang parah, tentu seseorang bisa saja melupakan ikat rambut yang dia pasang di lengannya sendiri. Dan dia sibuk mencari-cari di saku celana, baju, atau malah mencari-carinya ke calam tas.

Itulah lupa. Sering sekali menggerogoti fikiran orang-orang yang “stress dan banyak pikiran”.

Hmmm. penyebabnya apa ya? Saya juga tidak tahu. Saya hanya bisa menganalogikan, jika dalam suatu gudang ditumpuk benda-benda dalam jumlah banyak, dalam waktu yang singkat, dengan jenis yang amat beragam, ukuran yangt berbeda-beda pula, tentu akan susah untuk mencari benda-benda yang kita butuhkan pada saat terdesak pula.

Walaupun otak kita berkapasitas jutaan gigabyte, tetap saja, jika ia ditumpuk tanpa mempedulikan kesan “tertata rapi”, tetap saja, ambuiradul. Malahan lebih susah mencari satu dokumen pada tempat yang luas kan? Dengan kata lain, akses akan terganggu sehingga timbullah ‘Lupa’ itu.

Di sisi lain, ketika seseorang sedang terfokus dengan sati kegiatan dan ingatan, kadang ingatan-ingatan penting juga akan tertumpuk jauh ke dalam memori ingatan (otak). Nah,, gak mungkin kan, memory tersebut mencak-mencak tanpa sebab biar ia tampil ke depan dan bisa diakses?

Ah, semoga mengerti dengan apa yang saya katakan. Intinya, cuma satu. Tidak ada salahnya bagi kita untuk saling mengingatkan. Tapi, gunakan cara yang baik. Karena sebagus2 makanan yang dihidangkan tapid engan wajah cemberut, tetap saja, orang-orang gak bakalan suka.

Semangat Ganto, Smangat Gebyar, PKJTL, Studmed… We will not go down!